LPTP

Sekolah Lapang Berbuah Aksi, Manyarejo Bangun Reaktor Biogas

Sekolah Lapang Berbuah Aksi, Manyarejo Bangun Reaktor Biogas

Sragen, 9 September 2026 — Pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan Sekolah Lapang Peternakan di Desa Manyarejo, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah pemanfaatan limbah peternakan menjadi sumber energi terbarukan berupa biogas.
Biogas merupakan energi yang dihasilkan melalui proses pengolahan limbah organik, khususnya kotoran ternak, di dalam reaktor atau digester. Teknologi ini menjadi salah satu alternatif pemanfaatan limbah peternakan agar tidak hanya menjadi sumber pencemaran lingkungan, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi dan energi bagi masyarakat.
Sebagai bentuk keberlanjutan dari proses pembelajaran tersebut, LPTP bersama anggota kelompok peternakan Desa Manyarejo kembali membangun reaktor biogas keempat dengan kapasitas sekitar 8 meter kubik. Pembangunan reaktor ini menjadi langkah lanjutan dalam mendorong pemanfaatan potensi lokal sekaligus memperkenalkan penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.
Sebelum proses pembangunan dimulai, masyarakat terlebih dahulu melaksanakan tradisi kenduri syukuran. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan rasa syukur sekaligus bentuk permohonan doa agar seluruh proses pembangunan reaktor biogas dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kenduri tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan syukuran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya masyarakat untuk tetap menjaga dan melestarikan budaya lokal di tengah berkembangnya inovasi teknologi. Tradisi tersebut dipadukan dengan semangat pengembangan energi terbarukan, sehingga kegiatan pembangunan biogas tidak hanya berbicara mengenai teknologi, tetapi juga mengenai nilai kebersamaan, gotong royong, dan rasa syukur kepada Sang Pencipta.
Pembangunan reaktor biogas keempat ini menunjukkan bahwa proses belajar dalam Sekolah Lapang tidak berhenti pada penyampaian materi. Pengetahuan yang diperoleh mulai dikembangkan menjadi praktik nyata yang memberikan manfaat bagi peternak dan lingkungan.
Dengan bertambahnya reaktor biogas di Desa Manyarejo, diharapkan semakin banyak limbah peternakan yang dapat dimanfaatkan secara produktif. Selain membantu mengurangi potensi pencemaran lingkungan, biogas juga diharapkan dapat menjadi sumber energi alternatif bagi kebutuhan rumah tangga peternak.
Kegiatan ini menjadi contoh bahwa pengetahuan, teknologi tepat guna, gotong royong, dan kearifan budaya lokal dapat berjalan bersama untuk membangun desa yang lebih mandiri, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

oleh Eko key

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top