LPTP

Atasi Krisis Pakan Di Musim Kemarau: Kelompok Bina Peternak Sejahtera Sukses Kuasai Teknologi Silase.

Atasi Krisis Pakan Di Musim Kemarau: Kelompok Bina Peternak Sejahtera Sukses Kuasai Teknologi Silase.

Jumat, 12 Juni 2026 — Masalah kelangkaan pakan hijau saat musim kemarau kerap menjadi momok menakutkan bagi para peternak. Menjawab tantangan tersebut, kegiatan Sekolah Lapang Ternak (SLT) kembali digelar dengan mengangkat tema krusial yaitu Silase Sebagai Teknologi Tepat Guna Dalam Pengawetan Pakan Hijauan.

Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh peternak andalan dari kelompok Bina Peternak Sejahtera. Tujuan utamanya jelas, mendongkrak pengetahuan dan keterampilan nyata peternak dalam menyulap hijauan melimpah menjadi tabungan pakan berkualitas tinggi.

Sekolah Lapang dimulai dengan sesi pembukaan dan review materi. Para peternak diajak untuk kembali me-refresh pembelajaran yang telah dilakukan di Sekolah Lapang Ternak pertemuan sebelumnya.

“Pengelolaan pakan yang cerdas, melalui berbagai inovasi dan penggalian potensi lokal merupakan kunci kesuksesan di dalam bisnis peternakan” ujar Farid, Fasilitator Sektor Peternakan Program Kebudayaan Terpadu Sangiran – LPTP.

Silase hadir sebagai solusi teknologi pengawetan pakan berbasis fermentasi anaerob (tanpa udara). Dengan metode ini, nutrisi hijauan tetap terjaga, dan peternak tidak perlu pusing lagi mencari.

Masuk ke sesi inti, para peternak langsung turun tangan melakukan praktik pembuatan silase menggunakan rumput Pakchong yang baru dipanen. Adapun tahapan yang dilakukan mulai dari persiapan bahan, pencacahan (chopping), pengisian drum, pemadatan, penguncian segel (Sealing), dan tahap penyimpanan.

Bukan sekadar praktik, di akhir sesi para peternak ditantang dalam sesi diskusi interaktif. Mereka diminta menuliskan kembali tahapan pembuatan serta faktor penentu keberhasilan fermentasi.

Berdasarkan evaluasi tertulis, seluruh peserta kelompok Bina Peternak Sejahtera menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan. Para peternak kini paham betul pentingnya menjaga kondisi anaerob, presisi ukuran cacahan, dan teknik pemadatan yang sempurna untuk menghasilkan silase premium.

Kegiatan ditutup dengan optimisme tinggi. Fasilitator menegaskan bahwa teknologi silase adalah senjata utama peternak untuk merdeka dari ancaman kemarau. “Harapannya, dari Sekolah Lapang Ternak yang dilakukan dari sebelum-sebelumnya juga, termasuk hari ini produksi silase, ini kami rasa sangat bermanfaat, karena bisa menjawab ketersediaan pakan hijauan di musim kemarau” ungkap Crubus, Peternak Anggota Sekolah Lapang.

 

Oleh : Farid Abdurrani

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top