LPTP

Survei Kelayakan Kolam Belajar Gurami untuk SL Perikanan

Survei Kelayakan Kolam Belajar Gurami untuk SL Perikanan

Sragen, 23 Juli 2026 – Dalam upaya mendukung pengembangan Sekolah Lapang (SL) Perikanan Mino Margo Rahayu, Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP) melaksanakan survei kelayakan calon lokasi pembuatan kolam budidaya ikan gurami di Desa Manyarejo, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, pada Kamis (23/7/2026).

Kegiatan survei ini bertujuan untuk menilai kelayakan lahan dan kolam yang akan dikembangkan sebagai kolam belajar bagi peserta Sekolah Lapang Perikanan. Kolam tersebut diharapkan menjadi sarana praktik sehingga peserta dapat mempelajari seluruh tahapan budidaya ikan gurami secara langsung, mulai dari persiapan kolam hingga pemeliharaan dan panen.

Survei dilakukan oleh dua fasilitator LPTP, Bejo Sibet dan Aziz Nur Arifin, dengan melakukan penilaian terhadap sejumlah aspek teknis maupun sosial yang menjadi penentu keberhasilan budidaya ikan gurami.

Beberapa aspek yang menjadi fokus penilaian meliputi luas lahan yang tersedia, ketersediaan dan kecukupan sumber air, sistem pemanfaatan air buangan kolam agar dapat dimanfaatkan kembali untuk kegiatan pertanian, potensi gangguan dari binatang liar serta kondisi keamanan lingkungan, hingga kesiapan dan kesediaan masyarakat yang lahannya direncanakan menjadi lokasi pembelajaran.

Selain memastikan kelayakan teknis, survei juga menjadi bagian dari proses membangun kesepahaman dengan pemilik lahan dan masyarakat sekitar agar kegiatan Sekolah Lapang Perikanan dapat berjalan secara partisipatif dan berkelanjutan.

Menurut tim fasilitator, pemilihan lokasi belajar yang tepat menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan proses pembelajaran. Kolam yang memenuhi kriteria tidak hanya akan mendukung pertumbuhan ikan secara optimal, tetapi juga dapat menjadi media belajar yang efektif bagi peserta untuk memahami praktik budidaya yang baik dan ramah lingkungan.

Seluruh hasil penilaian dari kegiatan survei ini selanjutnya akan dibahas pada pertemuan Sekolah Lapang Perikanan Mino Margo Rahayu berikutnya. Hasil tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan lokasi kolam belajar sekaligus menyusun langkah-langkah persiapan sebelum kegiatan budidaya ikan gurami dimulai.

Melalui kegiatan ini, LPTP bersama kelompok Mino Margo Rahayu terus mendorong penguatan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan budidaya perikanan air tawar yang produktif, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Manyarejo.

Bejo dan Eko

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top