Pasuruan, 23 September 2026 – Desa Mendalan menjadi pusat kegiatan peningkatan kapasitas layanan posyandu melalui kolaborasi antara LPTP, PT Tirta Investama, dan Puskesmas Winongan. Program bertajuk “Peningkatan 25 Kompetensi Dasar Kader Kesehatan” ini dilaksanakan secara maraton dalam empat hari, yakni tanggal 17, 19, 21, dan 22 September 2026, bertempat di Balai Desa Mendalan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan kader dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar yang terintegrasi melalui siklus hidup. Dukungan penuh juga disampaikan oleh Kepala Puskesmas Winongan yang mengapresiasi sinergi lintas sektor ini demi mewujudkan pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih optimal.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, sambutan, pretes, pemaparan materi, dan postes yang diikuti oleh 46 peserta. Materi inti yang diberikan meliputi:
- Keterampilan Layanan Posyandu: Konsep pengelolaan posyandu, paket layanan untuk seluruh siklus hidup, pencatatan dan pelaporan, serta kunjungan rumah.
- Keterampilan Bayi & Balita: Pelayanan kesehatan bayi/balita (pengukuran, penimbangan, dan pencatatan), pemberian Vitamin A serta obat cacing, penyuluhan buku KIA dan ASI eksklusif, MPASI, hingga penjelasan imunisasi rutin lengkap.
- Keterampilan Ibu Hamil & Nifas: Pemeriksaan dasar, penyuluhan edukasi “Isi Piringku”, pemantauan tanda bahaya, anjuran minum Tablet Tambah Darah (TTD), serta penggunaan buku KIA.
Dilanjutkan pada hari kedua dengan partisipasi 43 orang, kegiatan berfokus pada kelompok usia lanjutan serta penguatan materi sebelumnya. Materi yang dipaparkan oleh pemateri meliputi:
- Keterampilan Usia Sekolah dan Remaja: Edukasi deteksi dini pada remaja, penyuluhan bahaya merokok serta NAPZA, dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri.
- Keterampilan Usia Produktif dan Lansia: Deteksi dini penyakit pada usia produktif dan lansia, penyuluhan terkait TBC, kesehatan jiwa, serta materi penting seputar kunjungan rumah.
Pada hari ketiga, sebanyak 45 peserta mengikuti praktik langsung berupa Simulasi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) dan simulasi kunjungan rumah. Para kader memerankan berbagai peran sebagai petugas kesehatan maupun sasaran berdasarkan siklus hidup (ibu hamil/nifas, bayi/balita, anak sekolah/remaja, hingga lansia).
- Simulasi Posyandu ILP mencakup 5 langkah utama: pendaftaran, penimbangan/pengukuran, pencatatan, pelayanan kesehatan & skrining, serta penyuluhan kesehatan.
- Praktik kunjungan rumah dirancang untuk melatih kader melakukan pendataan, cek kesehatan, serta skrining langsung ke rumah warga apabila sasaran berhalangan hadir ke posyandu.
“Harapannya para kader bisa menguasai materi, yang nantinya bisa diimplementasikan bersama di desa” Ujar Veve, Tenaga Kesehatan Bidang Promkes Puskesmas Winongan
Sebagai penutup rangkaian pelatihan, pada hari Selasa (22/09/2026) dilakukan penilaian terhadap 42 kader melalui metode wawancara dan demonstrasi praktik di berbagai pos keterampilan. Tim penilai menguji penguasaan kader mencakup pengelolaan posyandu, kesehatan ibu & anak, usia sekolah/remaja, hingga usia produktif dan lansia. Evaluasi ini sekaligus menentukan tingkatan kompetensi kader ke dalam kategori Purwa, Madya, dan Utama.
Melalui pelatihan komprehensif ini, para kader kesehatan di Desa Mendalan diharapkan mampu mengimplementasikan layanan posyandu ILP secara profesional serta menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dini masalah kesehatan di tengah masyarakat.
Oleh : Rozi, Sandhy, Fichri