LPTP

Grrrrr! Warga Keboncandi Bongkar Rahasia Hidup Sehat Lewat 5 Pilar STBM.

Pasuruan – Kesehatan lingkungan kembali menjadi sorotan utama di Kabupaten Pasuruan. Bertempat di Pendopo Desa Keboncandi, sebanyak 48 peserta yang terdiri dari perangkat desa, Tim Penggerak PKK, dan kader kesehatan antusias mengikuti Pelatihan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pada Kamis, 22 Oktober 2026.

Grrrrr! Warga Keboncandi Bongkar Rahasia Hidup Sehat Lewat 5 Pilar STBM.

Kegiatan yang dipandu oleh Ninik Lavi dari Puskesmas Gondangwetan dan tim LPTP ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan langkah strategis untuk memperkuat budaya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tengah masyarakat.

Sejak tahun 2019, Desa Keboncandi telah dinyatakan bebas dari buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF). Kini, warga bertekad mempertahankan pencapaian tersebut dan naik level menuju Desa STBM Berkelanjutan melalui penerapan 5 Pilar STBM, yaitu:

1. Stop Buang Air Besar Sembarangan (STOP BABS).

2. Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) yang terbukti mencegah 80% penyakit infeksi umum

3. Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAM-RT).

4. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (PSRT).

5. Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga (SPAL).

Menariknya, para peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga langsung mempraktikkan inovasi tepat guna membuat sabun cuci tangan sendiri hanya dengan bahan dasar biang sabun 500 gram dan air sebanyak 5 liter.

Isu peliknya penumpukan sampah di TPS Desa Keboncandi akibat kurangnya pemilahan dari tingkat rumah tangga turut dibahas tuntas dalam diskusi interaktif. Menanggapi kendala warga yang sempat ragu melakukan sosialisasi mandiri, LPTP memberikan dorongan penuh.

“Untuk sosialisasi pengelolaan sampah di warga tidak harus menunggu dari pengurus sampah desa atau LPTP, namun dengan pemerintah desa atau kepala dusun juga bisa,” tegas Rozi, Fasilitator LPTP

Komitmen bersama pun langsung terbentuk melalui jadwal sosialisasi pemilahan sampah organik dan anorganik yang akan digencarkan di setiap RT mulai bulan Oktober hingga Desember 2026. Keberhasilan pelatihan ini ditutup dengan evaluasi pre-test dan post-test. Hasilnya sangat memuaskan, di mana rata-rata nilai peserta melonjak drastis hingga mencapai angka 9 dan 10. Dengan tuntasnya pelatihan ini, PKK dan kader kesehatan Desa Keboncandi siap menjadi garda terdepan dalam mewujudkan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan asri.

Oleh : Rozi, Sandhy, Fichri

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top