
Sragen,
6 Juli 2026 – Kelompok Ternak Bina Sejahtera Desa Manyarejo melaksanakan
kegiatan praktik pembuatan konsentrat pakan sapi yang bertempat di Rumah Pupuk Ngudi
Ilmu. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas peternak
dalam menyediakan pakan berkualitas secara mandiri dengan memanfaatkan bahan
baku lokal yang tersedia di lingkungan sekitar peternak.
Praktik
pembuatan konsentrat diikuti oleh anggota kelompok ternak yang secara langsung
mempelajari formulasi, pencampuran bahan, hingga teknik pembuatan pakan
konsentrat yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi sapi. Selain memberikan
pengetahuan teknis, kegiatan ini juga mendorong peternak agar mampu memproduksi
pakan dengan biaya yang lebih efisien tanpa mengurangi kualitas nutrisi.
Konsentrat
pakan sapi memiliki peran penting sebagai pelengkap pakan hijauan. Pakan ini
diformulasikan dari bahan-bahan yang memiliki kandungan serat kasar rendah
namun kaya protein dan energi, sehingga mampu memenuhi kebutuhan nutrisi ternak
yang belum tercukupi dari hijauan. Dengan pemberian konsentrat yang tepat,
pertumbuhan ternak dapat berlangsung lebih optimal, produktivitas meningkat,
serta kondisi kesehatan sapi lebih terjaga.
Melalui
kegiatan praktik ini, peserta memahami bahwa pembuatan konsentrat bertujuan
untuk mencukupi kebutuhan protein, energi, mineral, dan vitamin secara seimbang
sehingga mampu mempercepat pertambahan bobot badan harian pada sapi potong.
Bagi sapi perah, konsentrat juga berfungsi meningkatkan produksi dan kualitas
susu melalui penyediaan nutrisi yang lebih lengkap.
Selain
itu, pembuatan konsentrat menjadi salah satu solusi dalam memanfaatkan limbah
hasil pertanian maupun industri, seperti dedak padi, jagung, janggel jagung,
kulit kacang tanah dan singkong. Pemanfaatan bahan-bahan tersebut tidak hanya
mengurangi biaya produksi, tetapi juga mendukung pengelolaan limbah secara
lebih ramah lingkungan.
Kegiatan
ini juga menekankan pentingnya efisiensi pakan. Formulasi konsentrat yang tepat
membantu proses pencernaan di dalam rumen sapi sehingga nutrisi lebih mudah
diserap dan dimanfaatkan oleh tubuh ternak. Dengan demikian, peternak dapat
memperoleh hasil pemeliharaan yang lebih baik melalui peningkatan produktivitas
dan efisiensi usaha.
Melalui
praktik pembuatan konsentrat ini, Kelompok Ternak Bina Sejahtera diharapkan dapat
memproduksi pakan sendiri daripada membeli, sehingga semakin mandiri dalam
memenuhi kebutuhan pakan ternak, mampu memanfaatkan potensi sumber daya lokal,
serta meningkatkan produktivitas usaha peternakan yang berkelanjutan.
Oleh
Farid Abdurrani