LPTP

Ira Malviani: Dari Kader Kesehatan Menjadi Penggerak Ketangguhan Masyarakat Menghadapi Perubahan Iklim

Ira Malviani: Dari Kader Kesehatan Menjadi Penggerak Ketangguhan Masyarakat Menghadapi Perubahan Iklim

REMBANG – Perubahan iklim tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memengaruhi kesehatan masyarakat. Peningkatan suhu udara, perubahan pola curah hujan, banjir, kekeringan, hingga meningkatnya risiko penyakit berbasis lingkungan menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Dalam situasi tersebut, keberadaan sosok penggerak di tingkat masyarakat menjadi sangat penting sebagai jembatan antara program pemerintah dan kebutuhan warga.

Salah satu sosok tersebut adalah Ira Malviani, seorang kader kesehatan yang kemudian berkembang menjadi kader penggerak masyarakat. Berbekal pengalaman mendampingi warga dalam berbagai kegiatan kesehatan, Ira mampu membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat kesadaran bahwa kesehatan dan perubahan iklim merupakan dua isu yang saling berkaitan.

Sebagai kader kesehatan, Ira secara aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pencegahan penyakit menular, pemantauan kesehatan ibu dan anak, serta penguatan peran Posyandu. Seiring meningkatnya dampak perubahan iklim di wilayahnya, ia mulai mengintegrasikan pesan-pesan adaptasi perubahan iklim ke dalam setiap kegiatan pendampingan masyarakat.

Ira mengajak masyarakat memahami bahwa perubahan iklim dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti diare akibat menurunnya kualitas air bersih, penyakit yang ditularkan oleh nyamuk karena perubahan pola musim, serta gangguan kesehatan akibat cuaca ekstrem. Melalui penyuluhan, diskusi kelompok, dan kunjungan rumah, ia mendorong keluarga untuk menerapkan langkah-langkah sederhana yang dapat meningkatkan ketahanan kesehatan, seperti menjaga sanitasi lingkungan, mengelola sampah dengan baik, menghilangkan tempat berkembang biaknya nyamuk, memastikan ketersediaan air bersih, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi banjir maupun gelombang panas.

Peran Ira tidak berhenti pada aspek penyuluhan. Sebagai kader penggerak masyarakat, ia mampu membangun kolaborasi antara kelompok masyarakat, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan berbagai unsur lainnya untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan tangguh terhadap perubahan iklim. Ia aktif menggerakkan kegiatan gotong royong membersihkan saluran drainase, penghijauan lingkungan, pengelolaan sampah rumah tangga, serta kampanye pola hidup sehat yang berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan.

Kemampuan Ira dalam membangun komunikasi dengan masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama. Ia mampu menyampaikan informasi mengenai perubahan iklim dengan bahasa yang mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pendekatan tersebut membuat masyarakat lebih mudah menerima pesan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari menjaga kesehatan keluarga.

Kepemimpinan yang ditunjukkan Ira membuktikan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana di tingkat komunitas. Ia menjadi contoh bagaimana seorang kader kesehatan tidak hanya berperan dalam pelayanan kesehatan dasar, tetapi juga menjadi agen perubahan yang memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai risiko akibat perubahan iklim.

Oleh : Fahruzzaman

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top