Tingkatkan Ketangguhan Desa, BPBD Jepara Gandeng LPTP Gelar ToF Kebencanaan

Tingkatkan Ketangguhan Desa, BPBD Jepara Gandeng LPTP Gelar ToF Kebencanaan

JEPARA – Sebagai bentuk tindak lanjut dalam rangka meningkatkan Pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di Kabupaten Jepara untuk kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten (BPBD) Jepara menggelar Training of Fasilitator (ToF) di Aula Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jepara selama 4 hari mulai tanggal 13 hingga 16 April 2026.  ToF ini diikuti 28 peserta yang terdiri dari pejabat dan staf di BPBD Kabupaten Jepara.

BPBD Kabupaten Jepara dan BNPB Republik Indonesia menggandeng Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP) Surakarta untuk menjadi narasumber dalam ToF kali ini.

“Harapannya dari ToF ini dapat diterapkan dan dimaksimalkan oleh seluruh peserta untuk peningkatan kemampuan serta tugas dan fungsi saat di lapangan” ujar Arwin Noor Isdiyanto Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jepara

Sumino selaku Direktur LPTP menyampaikan bahwa Training of Fasilitator Desa Tangguh Bencana merupakan langkah awal peserta atau staf BPBD Kabupaten Jepara untuk membentuk dan mengimplementasikan Desa Tangguh Bencana di daerah sekitar, khususnya di daerah rawan bencana, maka perlu adanya rencana tindak lanjut setelah ToF ini selesai.

 

“Dengan adanya ToF ini, diharapkan peserta dapat membentuk DESTANA di daerah masing-masing” Kata Hadi Sutrisno dari Bidang Pencegahan BNPB

Dalam ToF ini, LPTP Surakarta menyampaikan berbagai muatan materi, meliputi penilaian ketangguhan Desa/Kelurahan (PKD), konsep dasar penanggulangan bencana dan pengurangan risiko bencana, Kajian Risiko Bencana (KRB), Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) dan Rencana Aksi Komunitas (RAK), pengembangan Sistem Peringatan Dini (SPD), penyusunan rencana evakuasi, penyusunan Rencana Kontingensi (RENKON), dan pembentukan atau pengembangan Forum PRB dan Tim Relawan Desa/Kelurahan.

Oleh : Fichri 

Scroll to Top