Dahaga di Tengah Labirin Karst, Meniti Jejak Air Dari Dalam Gua

Dahaga di Tengah Labirin Karst, Meniti Jejak Air Dari Dalam Gua

Gunungkidul – Air merupakan kebutuhan dasar yang vital bagi manusia, namun akses air bersih di Kecamatan Panggang Kabupaten Gunungkidul menjadi satu keterbatasan bagi masyarakat. Salah satu penyebabnya adalah kondisi geologis di Kecamatan Panggang yang umumnya berupa karst atau pegunungan kapur. Di wilayah ini hampir setiap tahun mengalami kekeringan parah saat kemarau. Akses air bersih menjadi tantangan besar untuk keperluan sehari-hari masyarakat maupun upaya untuk peningkatan ekonomi melalui pertanian ataupun perkebunan.

Di wilayah tersebut diketahui memiliki potensi sumber air yang dapat dikembangkan yaitu sungai air bawah tanah dari Gua Wuluh Kumet yang berada pada kedalaman lebih dari 60 meter dan sumber air Kedung Lumut. LPTP bersama Habitat for Humanity menggandeng BPBD, SPAMDes Gua Plawan, Pemerintah Desa Girisuko dan masyarakat melakukan perencanaan teknis sistem penyediaan air bersih dari sungai air bawah tanah dari Gua Wuluh Kumet dan Kedung Lumut.

Aktivitas dalam mengawali perencanaan teknis tersebut, telah dilakukan pengumpulan data sekunder, survei lapangan, hingga pada tahap analisis dan perencanaan teknis. Diharapkan dari aktivitas ini dapat memberi dampak ekonomi dan kemudahan operasional air bersih oleh masyarakat. Pemanfaatan sumber air Sungai bawah tanah ini direncanakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi 525 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 3 Dusun di Desa Girisuko.

Air dari Gua Wuluh Kumet rencananya akan dialirkan naik ke permukaan tanah melalui pompa yang menggunakan sistem pompa model Hybrid (Perpaduan antara sumber Energi surya dan sumber listrik PLN yang akan digunakan sebagai cadangan). Sumber air yang di pompa dialirkan menuju Tangki Penampungan utama (Main Reservoir) pada elevasi ketinggian ±100-meter dari mulut Gua yang kemudian akhirnya akan di distribusikan ke pemukiman masyarakat dengan sistem gravitasi.

 

Oleh : Daryanto, Ilham, Wachid, Rindra, Endrik, Effendi

Scroll to Top