eddy – LPTP Surakarta http://lptp.or.id Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan Wed, 09 Sep 2020 11:21:23 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.3.4 https://i0.wp.com/lptp.or.id/wp-content/uploads/2019/07/cropped-logo-lptp-viktor.png?fit=32%2C32 eddy – LPTP Surakarta http://lptp.or.id 32 32 164617430 RAT Koperasi Jasa LPTP Tekad Sejahtera 2020 http://lptp.or.id/rat-koperasi-jasa-lptp-tekad-sejahtera-2020/ Wed, 09 Sep 2020 17:55:54 +0000 http://lptp.or.id/?p=1507 Setelah tertunda sementara waktu karena pandemi covid19, Koperasi Jasa LPTP Tekad Sejahtera akhirnya menyelenggarakan RAT (Rapat Anggota Tahunan). RAT diselenggarakan di kompleks gedung LPTP di Palur Karanganyar. 40 orang anggota koperasi ini hadir mengikuti RAT sejak pagi hingga siang hari. Hadir juga beberapa calon anggota koperasi yang nantinya diharapkan menjadi anggota penuh Koperasi Jasa LPTP Tekad Sejahtera.

Ketua dan sekretaris rapat tahunan

RAT diawali dengan pembukaan oleh sekretaris pengurus Koperasi Jasa LPTP Tekad Sejahtera, Zamzaini. Kemudian dilanjutkan pemilihan ketua dan sekretaris  rapat anggota tahunan dan bertindak sebagai ketua rapat Rahadi didampingi Eko Istianto sebagai sekretaris.

Agenda selanjutnya adalah mendengarkan laporan Koperasi Jasa LPTP Tekad Sejahtera  yang disampaikan oleh Ahmad Mahmudi sebagai ketua koperasi.  Koperasi Jasa LPTP Tekad Sejahtera sebenarnya merupakan koperasi karyawan LPTP yang telah berdiri sejak lama dan kemudian direvitasilisasi mengikuti perkembangan yang terjadi di internal LPTP. Stratanya diperluas menjadi koperasi skala nasional dengan dengan fokus jasa dan dengan legalitas baru.

Dari kiri ke kanan : Robith Syabani (ketua pengawas), Zamzaini (sekretaris pengurus) dan paling kanan Ahmad Mahmudi (ketua pengurus koperasi)

Pada pereode pertama tahun 2019 – 2021 ini kepengurusannya diketuai Ahmad Mahmudi dibantu sekretaris Zamzaini dan bendahara Herlina. Dalam melaksanakan operasionalnya dipimpin Surur Wahyudi sebagai manajer dibantu Eko Istianto (wakil manajer), Siti Nurhasanah (kepala bagian keuangan), Ngatinem (unit simpan pinjam) dan Dwi Istriyani (usaha perdagangan).  Untuk pengawas diketuai Robith Sya’bani dibantu anggota Hari Mulyadi dan Sulistyo.

Dalam laporannya ketua Koperasi Jasa LPTP Tekad Sejahtera memaparkan realisasi program kerja koperasi ini selama tahun 2019 dan realisasi usaha yang dilakukan sepanjang tahun silam. Usaha yang dikembangkan koperasi ini adalah simpan pinjam, perdagangan dan perumahan.  Juga disampaikan laporan keuangan serta SHU tahun buku 2019. Beberapa kendala selama tahun buku 2019 beserta rekomendasinya juga diinformasikan.

Program kerja untuk tahun berikutnya juga dipaparkan oleh ketua Koperasi Jasa LPTP Tekad Sejahtera. Untuk perencanaan kerja mendatang disampaikan rencana penguatan dan pengembangan organisasi, rencana usaha, rencana perdagangan dan perumahan.

Setelah pemaparan ketua Koperasi Jasa LPTP Tekad Sejahtera, agenda selanjutnya adalah mendengarkan paparan dari Pengawas Koperasi Jasa LPTP Tekad Sejahtera. Semua pengawas koperasi hadir dalam RAT ini dan penyampaian hasil pengawasan dilakukan oleh Robith Syabani yang merupakan ketua pengawas.

Sebagian anggota koperasi

Ketua Pengawas menyampaikan hasil pengawasannya secara umum dan juga pengawasan keuangan yang dilakukan selama kurun waktu 2019. Pengawas berharap agar pengurus terus bekerja keras meningkatkan kinerjanya hingga memberi manfaat besar pada seluruh anggota Koperasi Tekad Sejahtera. Anggota pengawas lain Hari Mulyadi juga memberi tambahan terutama yang menyangkut keanggotaan koperasi dan aset koperasi.

Agenda berikutnya tanya jawab dan usulan anggota dengan pengelola koperasi. Agenda ini  berlangsung komunikatif dan dinamis. Berbagai input disampaikan dan intinya agar koperasi berkembang dengan baik pada masa mendatang.

RAT Koperasi Jasa LPTP Tekad Sejahtera  ini berlangsung hingga jam satu siang. Sebelum ditutup dilakukan pengesahan dari rencana kerja pengurus. Seperti kebiasaan di lingkungan LPTP, selesai rapat selanjutnya makan bersama sambil beramah-tamah.

 

***

]]>
1507
Sosialisasi Akademi Komunitas Adiyasa Pada BLK (Balai Latihan Kerja) dan Komunitas LPTP http://lptp.or.id/sosialisasi-akademi-komunitas-adiyasa-pada-blk-balai-latihan-kerja-dan-komunitas-lptp/ Mon, 07 Sep 2020 11:47:15 +0000 http://lptp.or.id/?p=1496 Sebagai perguruan tinggi baru Akademi Komunitas Adiyasa (AKA) perlu mensosialisasikan diri dan menjalin berbagai kerjasama dengan berbagai pihak. Dengan sosialisasi dimaksudkan agar masyarakat dan instansi tertentu mengenali keberadaan AKA.  Dimungkinkan pada suatu saat nanti bisa dijalin kerjasama yang lebih erat lagi antara AKA dengan instansi tertentu.

Sosialisasi di BLK Sukoharjo

Tim personil AKA di antaranya telah melakukan silaturahmi  ke BLK (Balai Latihan Kerja)  di Kabupaten Sukoharjo, Karanganyar, Sragen serta Wonogiri. AKA yang memiliki prodi dengan konsentrasi teknik pengelasan memandang perlu menjalin hubungan yang erat dengan BLK karena institusi ini kerap melakukan pelatihan pengelasan pada warganya yang ingin meningkatkan kompetensinya.

Diharapkan  juga peserta pelatihan di BLK-BLK itu jika ada yang ingin meningkatkan kompetensinya lebih lanjut mau belajar di AKA yang memiliki sarana pendidikan vokasi pengelasan strata D1.

 

 

Sosialisasi Aka Pada Eks Pidra Pacitan

Sebagai upaya mengenalkan AKA pada masyarakat luas, tanggal 25 Agustus 2020, tim AKA berangkat ke Pacitan. Sasaran yang dituju adalah anggota komunitas LPTP yang dulu aktif pada program Pidra di masa silam.

Sosialisasi di BLK Sragen

Selain bersilahturahmi tim AKA menginformasikan AKA yang mulai tahun ini beroperasi. Untuk tahap awal AKA baru memiliki satu prodi dengan kompetensi  teknik pengelasan. Pada tahun mendatang akan ditambah prodi lain sehingga bisa semakin luas berpartisipasi dalam peningkatan kompetensi warga masyarakat melalui bidang pendidikan vokasi strata D1.

AKA juga berharap jika ada saudara atau teman dari komunitas LPTP di Pacitan yang ingin meningkatkan kompetensinya di bidang pengelasan bisa belajar di kampus AKA di Palur Karanganyar.

 

Anggota komunitas LPTP eks Pidra Pacitan Jawa Timur

***

]]>
1496
Kerjasama Meningkatkan Kompetensi Peserta Belajar PKBM http://lptp.or.id/kerjasama-meningkatkan-kompetensi-peserta-belajar-pkbm/ Wed, 02 Sep 2020 15:11:08 +0000 http://lptp.or.id/?p=1490 Pada hari Selasa tanggal 1 September 2020, kampus Akademi Komunitas Adiyasa (AKA) kedatangan tamu. Tamu itu ketua PKBM Cahaya Rejeki, Siti Badriyah SPd, MPd yang berdomilisi di Surakarta. PKBM Cahaya bermaksud menjalin kerja sama dengan Yayasan LPTP yang memiliki AKA yang menyelenggarakan pendidikan vokasi strata D1.

AKA yang baru beroperasi tahun ini menyambut baik rencana kerjasama ini. PKBM Cahaya Rejeki selama ini aktif memfasilitasi proses belajar kejar paket berbagai tingkatan. Jika ada alumninya yang ingin meningkatkan kompetensinya dalam bidang pengelasan, AKA tentu dengan senang hati menerimanya.

Penandatanganan kerjasama

Yayasan LPTP sebagai pendiri Akademi Komunitas Adiyasa, sejak dulu aktif dalam pendidikan dan pelatihan. Berbagai jenis pelatihan telah diselenggarakan oleh LPTP sejak dulu. Dengan demikian jika ada kebutuhan pelatihan, LPTP lewat unit-unit di bawahnya bisa memfasilitasinya. AKA diharapkan bisa menyelenggarakan pendidikan vokasi yang luas dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.

Kerjasama PKBM Cahaya Rejeki dengan AKA itu ditandatangani pada hari itu. Ir. Sukirno sebagai direktur AKA menandatangani bersama Siti Badriyah SPd, MPd ketua PKBM Cahaya Rejeki. Dengan kerjasama itu kedua lembaga berharap bisa berpartisipasi meningkatkan kompetensi warga masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan.

 

***

]]>
1490
Kerja Bakti Menata KGI http://lptp.or.id/kerja-bakti-menata-kgi/ Wed, 05 Aug 2020 12:08:46 +0000 http://lptp.or.id/?p=1482 Hari Selasa tanggal 4 Agustus 2020, saat pagi hari, staf LPTP Kantor Palur berangkat ke KGI (Kaliboto Green Institut) bersama-sama. Hari itu mereka akan kerja bakti bersih-bersih dan menata KGI. Secara berkala LPTP memang biasa melakukan kerja bakti bersama-sama. Kali ini kerja bakti difokuskan menata halaman depan gedung diklat dan pembibitan tanaman.

Ibu-ibu dari kantor LPTP mengisi ratusan polibag pembibitan sedangkan yang lelaki menata halaman gedung diklat. Agar kelihatan asri, halaman depan gedung diklat sebagian dibuat bedeng-bedeng dengan format taman untuk penanaman. Meskipun sedang musim kemarau tidak menjadi halangan untuk bertanam. Air cukup melimpah dan bisa dimanfaatkan untuk penyiraman bibit tanaman. Staf yang siaga di KGI juga ada dan siap merawat tanaman itu.

Tidak seperti taman pada umumnya, tananan yang dipilih untuk ditanam beragam jenis sayur mayur.  Selain untuk membuat suasana asri lingkungan hasilnya juga dapat dimanfaatkan. Beragam jenis tanaman sayur sudah disiapkan untuk keperluan itu.

Selain membuat sarana untuk bertanam mereka yang kerja bakti  juga membuat dua sarana cuci tangan di kiri kanan dekat taman yang dibangun. Itu untuk memberi fasilitas cuci tangan pada tamu yang datang . Ketersediaan sarana itu juga untuk memenuhi protokol kesehatan menjaga kebersihan dengan cuci tangan.

Sementara itu hasil kerja bakti ibu-ibu mengisi polibag cukup banyak. Lebih dari 300 polibag terisi dan siap digunakan untuk pembibitan.  Polibag itu memang akan digunakan sebagai tempat pembibitan dan persemaian beragam jenis tanaman sayur mayur. Nantinya setelah berkembang baik akan ditanam di beberapa tempat lahan di KGI.

Kerja bakti bersama itu dilakukan dari pagi hingga sore hari. Saat dhuhur istirahat sejenak sambil menikmati tengkleng dan tongseng dari kambing korban KGI. Suasana guyup rukun dan kerja bersama nampak pada agenda kerja bakti bersama itu.

***

]]>
1482
Diskusi Online Strategi Desa Dalam Membangun Ketahanan Pangan Desa Masa Pandemi Covid 19 http://lptp.or.id/diskusi-online-strategi-desa-dalam-membangun-ketahanan-pangan-desa-masa-pandemi-covid-19/ Wed, 17 Jun 2020 18:39:23 +0000 http://lptp.or.id/?p=1470 TOLONG MENOLONG DAN GOTONG ROYONG ADALAH KATUB PENGAMANAN DIMASA SULIT

(Catatan WEBINAR serial Yayasan LPTP, 17 Juni 2020 dengan Thema: Strategi desa dalam membangun ketahanan pangan pada masa pandemi covid-19)

“Saya kira, Desa Mlandi juga mengalami hal yang sama dengan desa-desa yang merasa kebingungan dengan pandemi covid-19. Banjir informasi baik melalui media online, maupun selebaran yang diberikan oleh pemerintah justru membuat perangkat desa menjadi kebingungan. Selain Banjir informasi, juga banjir bantuan yang justru melemahkan kekuatan desa. Dalam situasi seperti itu, maka aparatur Desa Mlandi mengajak semua warga untuk duduk bersama menerawang ke belakang peristiwa yang hampir sama dan meletakkan semua infomasi di pojok kantor,” begitu kata pembuka yang disampaikan oleh A. Istangin salah satu narasumber dalam webinar YLPTP.  A. Istangin adalah perangkat Desa Mlandi, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo.

Ada beberapa hal menarik yang disampaikan oleh A. Istangin dalam strategi bertahan dalam pandemi covid-19 di desa Mlandi, antara lain:  Petama, Desa Mlandi menyambut pemudik dari kota. Di saat desa-desa lain ketakutan dengan kedatangan pemudik, hal ini tidak terjadi di desa Mlandi. Justru Desa Mlandi menyambut pemudik dengan menyiapkan protokol dengan sangat  baik dan manusiawi. Bahkan sebelum lebaran ada 190 pemudik yang disambut di desa. Kedua, Desa Mlandi melakukan gerakan tolong-menolong dengan memberi bantuan terhadap warga desanya yang masih tinggal di kota dan mengalami kesulitan ekonomi. Di Desa Mlandi tidak terjadi orang saling iri soal bantuan, karena semangat berbagi masih sangat tinggi.  Ketiga, Desa Mlandi membuat jalur distribusi produksi pertanian satu pintu untuk menghindari kerumunan (sosial and phisical distancing). Langkah ini justru melahirkan pola-pola perdagangan yang berkeadilan dan tidak saling merugikan (Fair Trade).  Keempat, bagi para pemudik disediakan pekerjaan baru dengan menggarap lahan milik desa atau lahan yang ada di desa yang menjadi milik orang kota tetapi tidak tergarap.

Sebagian peserta diskusi online

Dalam Webinar ini juga menghadirkan pembahas Bapak Erfan Maryono (peneliti senior LP3ES dan sekretaris dewan Pembina YLPTP. Beliau menyampaikan bahwa apa yang terjadi di Mlandi semestinya dapat juga terjadi di tempat lain. Tetapi tentu tidak mudah, karena problem utama belum terpecahkan yakni soal database dan rapuhnya solidaritas  sosial di pedesaan. Desa Mlandi mampu mengatasi semuanya karena sistem database yang kuat dan solidaritas sosial yang masih terjaga.

Desa Mlandi telah mampu mengelola sumberdaya desanya untuk membangun ketahanan sosial dalam menghadapi pandemi covid-19.  Pekerjaan rumah yang harus dikerjakan selanjutnya adalah bagaimana mengelola sumberdaya desa dengan tetap menjaga keseimbangan. Karena kemunculan pandemi covid-19 salah satunya disebabkan keseimbangan alam yang mulai terganggu. (Rahadi)

Makalah yang disampaikan dapat di download pada link di bawah ini :

Peran Pemuda Desa Mlandi Dalam Covid 19

***

]]>
1470
Peluang Pengembangan Ekonomi Pedesaan Pasca Covid-19 dan Memasuki Era New Normal http://lptp.or.id/peluang-pengembangan-ekonomi-pedesaan-pasca-covid-19-dan-memasuki-era-new-normal/ http://lptp.or.id/peluang-pengembangan-ekonomi-pedesaan-pasca-covid-19-dan-memasuki-era-new-normal/#respond Tue, 02 Jun 2020 16:53:36 +0000 http://lptp.or.id/?p=1355 Halal Bihalal Online Komunitas LPTP Tahun 2020

Pada hari Sabtu 30 Mei 2020, Komunitas LPTP mengadakan halal bi halal secara online. Halal bi halal dimulai pukul 10.00 – 12.00 WIB. Halal bi halal ini dilakukan melalui media online yang biasa LPTP gunakan.

Halal bi halal special di tengah pandemi covid-19  ini mengangkat tema Peluang Pengembangan Ekonomi Pedesaan Pasca Covid-19 dan Memasuki Era New Normal. LPTP menghadirkan 3 pakar yang bukan orang jauh LPTP untuk menjadi pembicara dan pemantik diskusi:

  1. Dr. Ravik Karsidi, MS (staf khusus Menko PMK, Ketua Dewan Pembina YLPTP) dengan Paparan: Peluang Pengembangan Ekonomi Di Pedesaan Pasca Covid-19
  2. Beni Sutrisno (praktisi ekonomi, anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional, Anggota Dewan Pembina YLPTP) dengan Paparan: De Globalisasi, Strategi Pembangunan Pedesaan Pasca Covid 19
  3. Dr. Lukman Hakim(dosen dan Dekan Fakultas ekonomi UNS) dengan Paparan: Covid-19, Siklus Bisnis, SDGs, New Normal dan Pembangunan Perdesaan

Sebagai Moderator dalam sarasehan halal bi halal ini adalah Muhammad Sofwan (koordinator lapangan LPTP Stasiun Wonosobo dan Kepala Bidang Perbaikan Fungsi Lingkungan Yayasan LPTP). Acara Webinar halal bi halal diikuti oleh 65 partisipan yang terdiri anggota komunitas LPTP dan teman-teman LPTP dari berbagai daerah.

Sebagian peserta halal bi halal

Acara diawali dan dibuka oleh Rahadi selaku ketua Badan Pengurus Yayasan LPTP sekaligus mengucapkan ikrar halal bi halal kepada semua anggota komunitas LPTP dan semua yang terlibat dalam webinar halal bi halal. Ketua Badan Pengurus Yayasan LPTP  juga menyampaikan maksud webinar ini selain sebagai ajang silaturahmi komunitas LPTP juga sebagai kajian dalam menyiapkan masyarakat menghadapi babak baru New Normal.

Selanjutnya acara dimullai dengan pemaparan Prof. Dr. Ravik Karsidi dengan penyampaian gagasan Peluang Pengembangan Ekonomi Di Pedesaan Pasca Covid-19.  Sangat menarik apa yang disampaikan Prof. Ravik bahwa pasca Covid-19, ekonomi pedesaan lebih stabil dibanding ekonomi perkotaan. Sektor pangan relatif akan menempati posisi yang baik dalam pengembangan ekonomi. Problem utamanya adalah bagaimana mendorong bisnis pedesaan dengan pendekataan yang berkeadilan dan modern.

Pembicara kedua, Benny Soetrisno dengan penyampaian gagasan De Globalisasi, Strategi Pembangunan Pedesaan Pasca Covid 19. Dengan pengalaman malang melintang sebagai praktisi bisnis dan pengusaha, anggota Dewan Pembina YLPTP ini  menyampaikan bahwa untuk kembali pada kehidupan normal baru, maka diperlukan “How to accelerate economy during recovery?” dengan menekankan supporting pada produk dalam negeri, serta perlunya membangun sebuah strategi “De Globalisasi.”

Pembicara ketiga, Dr. Lukman Hakim dengan penyampaian gagasan Covid-19, Siklus Bisnis, SDGs, New Normal dan Pembangunan Perdesaan. Dalam Penyampaiannya, Dr. Lukman mengatakan bahwa situasi ini adalah siklus bisnis yang biasa, jadi tidak perlu khawatir. Jika kita belajar dari sejarah masa lalu, Nabi Yusuf sudah mampu mentakwil mimpi bahwa akan ada siklus bisnis puncak dan paceklik (krisis).

Sebagian peserta webinar halal bi halal tahun 2020

Kajian Pedesaan pada era Covid-19 semakin menarik, karena respons desa terhadap wabah ini menjadi sangat penting, orang kembali ke lokasi terkecil yakni desa, RW sampai RT. Dana desa menjadi andalan dalam mengatasi Covid-10 dan menggerakkan ekonomi desa. Pengembangan ekonomi desa baik berdasarakan One Village One Product (OVOP) dalam BUMDes yang dikaitkan dengan pasar berbasiskan digital harus dikembangkan dan di dimasukkan dalam RPJMDes serta dalam rangka mencapai SDGs.

Setelah pemaparan, forum diskusi dibuka untuk sharing gagasan dan pengalaman dari wilayah masing-masing. Luar biasa, respon peserta webinar sangat antusias. Namun karena waktu yang hanya 2 jam, akhirnya banyak yang tidak kebagian sesi sharing.

Bagi yang ingin mendalami lebih lanjut paparan dari masing-masing pakar di atas, bisa download makalah pada link di bawah ini:

Juga jika ingin download kertas kerja Prof. Dr. Baiquni tentang Geostrategi Indonesia Dalam Tatanan Kekuatan Baru Dunia bisa download link di bawah ini. Paparan ini disampaikan pada webinar LPTP pada 16 Mei 2020 sebelum hari raya Idul Fitri.

***

 

]]>
http://lptp.or.id/peluang-pengembangan-ekonomi-pedesaan-pasca-covid-19-dan-memasuki-era-new-normal/feed/ 0 1355
Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1441 H http://lptp.or.id/selamat-idul-fitri-1-syawal-1441-h/ http://lptp.or.id/selamat-idul-fitri-1-syawal-1441-h/#respond Fri, 22 May 2020 18:05:19 +0000 http://lptp.or.id/?p=1343 Selama kurun waktu satu tahun banyak pengalaman dan pelajaran yang dipetik oleh LPTP dalam melaksanakan aktivitasnya. Pengalaman dan pelajaran yang diperolehnya menjadikannya semakin dewasa.

Yayasan LPTP menyadari dalam aktivitasnya tidak lepas dari kesalahan baik yang disengaja maupun tidak. Meskipun tidak berniat melakukan, namun bisa karena ketidaksengajaannya melakukan kekeliruan. Menyadari secara arif adanya kekeliruan merupakan modal dasar munculnya semangat untuk memperbaiki diri agar lebih sempurna lagi.

Tidak sedikit pun komunitas LPTP memiliki niat untuk melakukan tindakan tak terpuji yang melukai siapa pun baik itu mitra kerja maupun warga masyarakat lain. Namun sebagaimana makhluk manusia, secara sengaja atau tidak mungkin telah melakukan sesuatu yang melukai hati. Untuk itulah pada suasana Idul Fitri ini segenap komunitas LPTP mohon maaf atas kesalahan yang disengaja maupun tidak.

Taqaballallohu minna wa minkum, taqoballalohu minna ya karim

Mina aidzin wal fa idzin – Mohon Maaf Lahir Batin

***

 

]]>
http://lptp.or.id/selamat-idul-fitri-1-syawal-1441-h/feed/ 0 1343
Donasi Sarana PHBS Melawan Covid19 http://lptp.or.id/donasi-sarana-phbs-melawan-covid19/ http://lptp.or.id/donasi-sarana-phbs-melawan-covid19/#respond Tue, 19 May 2020 14:49:32 +0000 http://lptp.or.id/?p=1335 Sebagai bentuk solidaritas sosial dan mendukung penanganan covid19, LPTP bekerja sama dengan  Danone mendistribusikan sarana PHBS pada beberapa kantor desa di wilayah Klaten dan Boyolali. Sekitar 500 sarana cuci tangan lengkap dengan sabun  telah dibagikan pada desa-desa yang terletak  di sepanjang  Sungai Pusur. Desa itu ada yang berada di kawasan hulu Sungai Pusur di daerah Musuk Boyolali.

Pendistribusian dimulai 15 Mei lalu pada kantor-kantor desa di tiga kecamatan.  Selanjutnya kantor desa akan meneruskan pada tempat-tempat yang di pandang perlu ada sarana cuci tangannya. Sedang pembuatan sarana cuci tangan itu dilakukan sejak awal Mei di LPTP Solo. Adanya sarana cuci tangan di berbagai tempat ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk selalu berperilaku hidup sehat dan bersih yang merupakan salah satu syarat memperkecil risiko terpapar covid19.

PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat)  merupakan hal penting dalam melawan covid19. PHBS perlu diaplikasikan dalam berbagai segi kehidupan atau pada berbagai sektor. Salah  satunya adalah dengan cuci tangan selama 20 detik dalam memerangi virus covid19 ini dan dilakukan sesering mungkin.

Untuk  itu tim  LPTP bekerja sama dengan Danone  berkontribusi tempat cuci tangan dan sabun pada kantor-kantor desa di kawasan Sungai Pusur. Selanjutnya desa akan membagikan pada pihak yang membutuhkan di lingkungannya.

Desa-desa yang mendapat bantuan  sarana PHBS ini adalah :

  • Desa Mriyan Kecamatan Tamansari Kabupaten Boyolali.
  • Desa Pagerjurang Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali.
  • Desa Mundu Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten.
  • Desa Sudimoro Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten.
  • Desa Sorogaten Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten.

****

]]>
http://lptp.or.id/donasi-sarana-phbs-melawan-covid19/feed/ 0 1335
Penerimaan Mahasiswa Baru Akademi Komunitas Adiyasa http://lptp.or.id/penerimaan-mahasiswa-baru-akademi-komunitas-adiyasa/ http://lptp.or.id/penerimaan-mahasiswa-baru-akademi-komunitas-adiyasa/#respond Wed, 22 Apr 2020 19:05:21 +0000 http://lptp.or.id/?p=1308 Sesuai dengan izin yang diperoleh dari Mendikbud via Dirjen Pendidikan Tinggi, pada tahun akademik 2020/2021 ini, Akademi Komunitas Adiyasa (AKA)  mulai melakukan penerimaan mahasiswa baru. Pada tahap awal, AKA memang baru memiliki satu prodi vokasi pembuatan pagar dengan kompetensi pengelasan. Berbagai persiapan baik untuk keperluan perkuliahan teori maupun praktikum telah disiapkan oleh AKA.

Sesuai dengan prodi vokasi, mahasiswa yang  belajar di AKA akan belajar teori dan praktek. Porsi praktikum lebih besar karena memang tujuannya untuk meningkatkan kompetensi peserta didik pada kecakapan pengelasan. Prodi pembuatan pagar menginduk pada rumpun ilmu teknik mesin. Sedang kompetensi yang dipilih adalah peningkatan kemampuan dibidang pengelasan. Berbagai teknik pengelasan akan dipelajari mereka yang belajar di AKA selama satu tahun ini.

Ketrampilan bidang pengelasan yang dipelajari adalah :

  • Las OAW (Oksigen Acetilyn Weld)
  • Las SMAW (Sheild Metal Arc Weld)
  • Las TIG (Tungsten Inertia Gas)
  • Las MIG (Metal Inertia Gas)

Pada semester kedua dilakukan OJT (On the Job Training). Peserta akan belajar dan praktek kerja langsung pada perusahaan yang menjadi mitra kerja AKA.

Persyaratan menjadi mahasiswa AKA adalah lulus SMA/SMK dan mengisi formulir pendaftaran. Biaya perkuliahan dan praktikum ringan dan pendidikan ditempuh selama 2 semester.

 

Pendaftaran juga bisa dilakukan secara online dengan klik link di bawah ini :

https://tinyurl.com/y9s9lfgu

atau

https://forms.gle/tbMA1GCjAyJxvTCw7

 

***

]]>
http://lptp.or.id/penerimaan-mahasiswa-baru-akademi-komunitas-adiyasa/feed/ 0 1308
Donasi 10.000 Tempe Untuk Masyarakat Rentan http://lptp.or.id/donasi-10-000-tempe-untuk-masyarakat-rentan/ http://lptp.or.id/donasi-10-000-tempe-untuk-masyarakat-rentan/#respond Mon, 20 Apr 2020 18:26:06 +0000 http://lptp.or.id/?p=1314 Pandemi covid19 memberi implikasi yang dalam pada berbagai sektor kehidupan masyarakat.  Pola hidup masyarakat berubah drastis untuk mengurangi penyebaran covid19. Pembatasan sosial diterapkan di berbagai daerah. Salah satu implikasi yang dirasakan banyak orang adalah stagnan bahkan menurunnya tingkat produksi  diberbagai sektor  usaha dan juga semakin bertambahnya jumlah warga masyarakat rentan.  Sementara warga masyarakat dminta untuk meningkatkan daya imun fisik mereka agar tangguh terhadap risiko terpapar virus covid19.

Sebagai  bentuk keperdulian terhadap dampak covid19 ini, LPTP bekerja sama dengan Danone serta unit usaha kecil tempe melakukan donasi tempe.   Donasi ini merupakan bentuk keperdulian  pemenuhan gizi kelompok rentan. Sebanyak 10.000 pcs tempe dibagikan pada masyarakat rentan di daerah Yogyakarta dan Kabupaten Klaten.  Kegiatan ini juga sekaligus mendukung keperdulian industri tempe skala kecil yang terimbas pandemi covid19. Produksi tempe ini dilakukan oleh Rumah Tempe Srikandi Geneng (RTSG) di Desa Geneng Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten

Pendistribusian tempe dilakukan di Jogja dan Klaten oleh LPTP dan mulai dilaksanakan hari Senin tanggal 20 April hingga 27 April 2020. Donasi ini diharapkan sedikit meringankan beban warga masyarakat yang dirasakan semakin berat akibat pandemi covid19.

Donasi tempe ini mendapat sambutan baik dari Dinas Sosial Klaten.  Juga dari Camat Kemalang Klaten dan Kepala Desa yang warganya mendapat bantuan. Pendistribusian tempe ini dilakukan pada banyak pihak di daerah Klaten dan Jogja. Penerima manfaat dari kegiatan donasi tempe ini di antaranya adalah :

  1. Lansia Desa Taji. Sebanyak  250 tempe diterima via Kepala Desa Taji, Polo Dirgantara dan mereka yang mendapat bantuan mengambilnya di balai desa. Ini mengingat physical distancing dan banyaknya jalan-jalan desa yang di palang.
  2. Tunadaksa Delanggu Klaten.
  3. Disabilitas Kecamatan Kemalang Klaten dan diterima oleh Camat Kemalang Dwi Prasetyo.
  4. Panti asuhan sayidina Ali Piyungan.
  5. Panti asuhan Muhamadiyah Putra Prambanan, Sleman.
  6. Yayasan Sayap Ibu.
  7. Panti asuhah Al Latif.
  8. Panti asuhan Muhammadiyah Putri Kalasan.
  9. Panti asuhan Putra Al Hakim Yogyakarta.
  10. Panti asuhan Putri Yasmin Wonosalam, Sukoharjo, Sleman.
  11. Panti asuhan Sinar Melati, Sedan, Nganglik, Sleman, Yogyakarta.
  12. Panti asuhan Khotijah Magelang.
  13. Yayasan ibadah Bunda Yogjakarta.
  14. Panti asuhan Khirunisa Berbah Sleman Jogja.
  15. Panti asuhan Al Hag Sambilegi Kalasan.
  16. Panti asuhan Bakti Luhur Kalitirto Berbah Sleman.
  17. Panti asuhan Yatama.
  18. Kampung Pemulung Jogja.

 

***

]]>
http://lptp.or.id/donasi-10-000-tempe-untuk-masyarakat-rentan/feed/ 0 1314