KKL Kedua Mahasiswa STIA ASMI di Kaliboto Green Institut LPTP

KKL Kedua Mahasiswa STIA ASMI di Kaliboto Green Institut LPTP

Sebanyak 43 mahasiswa STIA ASMI pada tanggal 29 dan 30 Januari 2022 menyelenggarakan KKL (Kuliah Kerja Lapangan) di Kaliboto Karanganyar Jawa Tengah. Lewat KKL itu mahasiswa bisa belajar langsung ke masyarakat. 43 mahasiswa itu berasal dari Prodi (Program Studi) Administrasi Niaga, Administrasi Negara dan Manajemen Perkantoran.

Pendamping dari kegiatan KKL itu dari LSP LPTP yang merupakan lembaga sertifikasi dan training LPTP. Selama dua hari mereka belajar bersama dengan LPTP dan masyarakat Desa Kaliboto.  Sebelumnya pada tahun 2021, sebanyak 40 mahasiswa STIA ASMI juga melakukan KKL dengan pendamping dari LPTP.

Hari pertama KKL setelah melalui acara pembukaan dan sambutan Kepala Desa Kaliboto dan Ketua Badan Pengurus YLPTP, para mahasiswa yang sebelumnya sudah dibagi dalam 8 kelompok itu terjun ke masyarakat untuk melihat, belajar,  mengumpulkan data serta menganalisis data sesuai tematik kelompoknya. Pembagian kelompok dimaksudkan agar para mahasiswa memahami benar bidang yang sedang dipelajari.

Kelompok  yang berasal dari Prodi Administrasi Negara terdiri kelompok 1 sistem informasi manajemen, kelompok 2 pembangunan desa dan kelompok 3 dengan tematik pelayanan masyarakat desa. Mereka langsung terjun di masyarakat di Desa Kaliboto dan didampingi oleh Kepala Desa serta Kepala Dusun tempat kegiatan berlangsung.

Untuk mahasiswa dari Prodi Administrasi Niaga dibagi menjadi 4 kelompok dengan tematik yang berbeda. Kelompok 1 tematiknya perencanaan bisnis bidang pertanian, kelompok 2 perencanaan bisnis bidang property, kelompok 3 perencanaan bisnis bidang pariwisata dan kelompok 4  tematiknya perencanaan bisnis bidang peternakan. Empat kelompok dari Prodi Administrasi Niaga ini belajar di Kaliboto Green Institut (KGI) LPTP dan didampingi oleh staf LPTP yang bertugas di KGI.

Sedang dari Prodi Manajemen Perkantoran hanya terdapat 1 kelompok dan tematiknya sistem pengelolaan arsip desa. Mereka belajar di kantor Desa Kaliboto dan didampingi oleh sekretaris desa. Para mahasiswa dari seluruh kelompok selain mengumpulkan data juga mengambil stockshot untuk pembuatan video pendek.

Pada siang sampai sore disampaikan pemaparan Teknik Pembuatan Video untuk Vlog oleh LPTP. Vlog merupakan media penyampai informasi yang paling populer sekarang ini dalam bidang apa saja. Karena itulah para mahasiswa milenial ini diharapkan memiliki kemampuan yang baik dalam pembuatan vlog.

Selain teknik pembuatan vlog, juga disampaikan teknik pengambilan video yang  baik dengan hardware handycamp maupun ponsel. Juga dikenalkan teknik komposisi video serta editing video. Sebelum berangkat ke lapangan peserta KKL juga telah dibekali teknik pengambilan image dengan Ponsel hingga menghasilkan gambar yang baik.

Selanjutnya dari data-data lapangan yang telah dikumpulkan, para mahasiswa harus membuat video pendek sesuai tematiknya serta menyusun presentasi yang akan dipresentasikan pada hari kedua.

Proses pembuatan video pendek dan penyusunan presentasi kelompok dilanjutkan esok harinya. Pada siang harinya video pendek yang dibuat peserta KKL sesuai tematiknya ditampilkan. Masing-masing kelompok juga mempresentasikan hasil kunjungan lapangan beserta analisisnya. Peserta lain menanggapi dan memberi input lain untuk kesempurnaannya.

Kegiatan pemutaran video untuk vlog dan presentasi ini berlangsung hingga sore hari dan berlangsung meriah serta komunikatif. Diskusi interaktif pun terjadi antar mahasiswa. Pendamping KKL menilai video yang ditampilkan dari aspek subtansi, kreatifitas, komposisi, artistis dan inspiratif untuk menentukan tiga video terbaik.

Sebelum agenda KKL ini ditutup dilakukan penyerahan hadian juara 1, 2 dan 3  pada kelompok yang karya videonya dianggap baik. Penetapan juara didasarkan score yang diperoleh.  Juga diserahkan secara simbolis sertifikat KKL pada perwakilan masing-masing Prodi yang mengikuti KKL ini.

***