13 November 2019

PT Dewats LPTP

Pembangunan yang berkembang pesat membawa ekses kerusakan lingkungan hidup di beberapa tempat. Salah satu ekses dari pembangunan yang dicemaskan oleh masyarakat adalah  munculnya limbah baik padat maupun cair yang mengancam lingkungan hidup. Gerakan pembangunan berwawasan lingkungan pun muncul agar pembangunan yang dilakukan tidak mengancam lingkungan hidup.

Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi limbah akibat operasi industri. Teknologi yang murah, tepat dan handal dibutuhkan oleh masyarakat terutama kalangan industri dan pelaku usaha lain. Pemerintah sendiri untuk melindungi lingkungan hidup telah menetapkan berbagai peraturan perundangan yang mengharuskan setiap kegiatan usaha yang menimbulkan limbah harus bertanggungjawab atas polusi limbahnya. Perusahaan diwajibkan untuk  mengolah limbah sebelum dibuang ke lingkungan.

Sebagai bentuk partisipasi dalam mencapai pengelolaan lingkungan hidup yang baik, Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP)   melakukan riset dan uji coba untuk mengembangkan   sistim / teknologi pengolahan limbah yang dapat diandalkan, tepat guna dan dengan biaya terjangkau. Teknologinya  memiliki kemampuan mengolah limbah berpolusi tinggi dan hasil olahannya dapat memenuhi standard baku mutu yang telah ditentukan  oleh peraturan perundangan.

Untuk keperluan itu LPTP juga menjalin kerjasama dengan  Bremen Overseas Research and Development Association  (BORDA) sebuah NGO dari German yang pembiayaannya didukung  BMZ German, melakukan berbagai rekayasa dan uji coba  sistim pengolah limbah. Kerja sama telah dilakukan sejak tahun 1990 dengan sasaran limbah ternak sapi, didaerah sentra ternak sapi perah di lereng Gunung Merapi-Merbabu,  Boyolali, Jawa Tengah. Di wilayah itu telah berhasil dibangun lebih dari 300 unit IPAL untuk kotoran sapi. Pembangunan instalasi biogas itu berjalan baik.

Keberhasilan program itu dilanjutkan dengan pengembangan program lain. Pada tahun 1999 masih dengan BORDA German melakukan kerja sama dengan fokus   pengembangan teknologi pengolahan limbah industri kecil-menengah (Small Medium Endustry) dan limbah domestik dengan sistim DEWATS  (Desentralize Waste Water Treatment System).  Sistem ini berbiaya murah namun efektif menyelesaikan masalah limbah di berbagai perusahaan.

Sesuai dengan restrukturisasi organisasi Yayasan LPTP (YLPTP) maka pada 1 Juli 2005 didirikan PT Dewats-LPTP sebagai badan pelaksana YLPTP yang secara spesifik mengurusi  pengelolaan limbah. PT ini  didaftarkan  pada notaris Ikke Lucky  nomor  2 tahun 2005 dan mendapat surat pengesahan Menteri Kehakiman dan HAM nomor  C-01680 HT.01.01 tahun 2006.

Pendirian PT Dewats LPTP ini dimaksudkan sebagai pelaksana pembangunan instalasi limbah yang dibutuhkan oleh masyarakat, baik kalangan industri maupun pengrajin. PT ini dimaksudkan juga untuk memudahkan meraih pekerjaan pembangunan instalasi limbah yang diselenggarakan pemerintah maupun swasta.

Kebutuhan masyarakat akan instalasi limbah ini ternyata banyak. Masyarakat juga menyambut antusias keberadaan PT ini. Permintaan pembangunan instalasi limbah kian lama kian banyak yang harus diselesaikan oleh PT Dewats LPTP.

Sedang tujuan dari PT Dewats LPTP adalah melakukan kegiatan kongkrit untuk meminimalisir penyebab kerusakan lingkungan dan  mengatasi pencemaran lingkungan  melalui pemberian konsultansi, penerapan teknologi,   penelitian dan pengembangan teknologi dan sistem pengelolaan limbah,  guna mewujudkan upaya pelestarian fungsi lingkungan hidup.

Sebagai perseoran terbatas core program PT Dewats LPTP adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D), Perencanaan dan  Konstruksi serta Penerapan dan Pemeliharaan (O&M) Teknologi Tepat Guna  Pengolahan Limbah sistim DEWATS (Desentralize Waste Water Treatment System).

VISI MISI 

Dalam melaksanakan aktivitasnya  PT Dewats-LPTP berpedoman pada visi yang sejak awal dimilikinya. Visi PT Dewats-LPTP :

  • Mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih dan melestarikan fungsi lingkungan.
  • Pengembangan dan penyediaan energi alternatif dalam rangka mewujudkan kemadirian energy bagi masyarakat.
  • Penyelamatan dan pelestarian  sumber–sumber air yang bersih, sehat dan berkesinambungan.

MISI PT DEWATS :

  • Melakukan upaya penelitian dan pengembangan teknologi pengelolaan limbah.
  • Mengembangkan  dan membangun/kontruksi sistem dan teknologi pengelolaan limbah cair  dan padat yang efektif, efisien dan murah.
  • Mengembangkan sumber informasi dan pusat belajar sistem pengelolaan lingkungan yang efektif, efisien, dan  ekonomis.
  • Berpartisipasi aktif dalam mewujudkan kemandirian energi yang ramah lingkungan.


LINGKUP PELAYANAN    KONSULTANSI

Pada prinsipnya lingkup pekerjaan  PT. DEWATS – LPTP adalah memberikan pelayanan jasa konsultasi arsitek, kegiatan  teknik bangunan/konstruksi dan kegiatan rekayasa (engineering) .
Bentuk-bentuk pekerjaan yang dilakukan meliputi :
Konsultansi perencanaan  pembangunan IPAL Meliputi :
a. Survey Lokasi
•    Pembuatan design/rancang bangun
•    Pembuatan  DED Ipal
•    Pembuatan RAB IPAL
•    Pembuatan proposal.

b. Pelayanan Kontruksi :
•    Pengadaan dan pelayanan jasa konstruksi IPAL sistem DEWATS.
•    Supervisi  konstruksi IPAL  sistem DEWATS.

c. Pelayanan Jasa Operasional dan Pemeliharaan  IPAL ( O&M)
Limbah  yang diolah :
– Limbah cair rumah sakit
– Limbah kotoran ternak
– Limbah hotel
– Limbah cair domestik/pemukiman/pondok pesantren
– Limbah  rumah pemotongan hewan.
– Limbah  industri tahu/tempe.
– Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT)
– Limbah industri tapioka.

d. Pembuatan bio digester untuk gas-bio.

 
MANAJEMEN PERUSAHAAN

PT. DEWATS-LPTP dipimpin   Direksi yang terdiri dari seorang Direktur Utama  dibantu oleh  satu orang direktur. Direktur Utama bertanggungjawab secara umum dan menyeluruh terhadap beroperasinya perusahaan, sedangkan direktur bertugas untuk mengorganisir bidang teknis. Untuk keperluan ini direktur dibantu  5 orang  tenaga ahli (Sipil, Arsitek, Kimia, Teknik Lingkungan, Social). Sedangkan untuk keperluan administrasi baik yang umum maupun keuangan dikelola oleh 3 orang staf.

Komisaris Utama akan mengontrol dan memberikan supervisi terhadap pelaksanaan dan kerja dari Direksi. Fungsi kontrol dan supervisi ini dilakukan secara periodik sehingga memberikan kepastian agar tidak terjadi penyimpangan  pengelolaan perusahaan dan yang lebih penting adalah adanya kepastian bahwa hanya  pelayanan yang terbaik dan berkualitas tinggi  demi kepuasan mitra kerja (client) yang menjadi ukuran performance kinerja managemen.

Prinsip  utama yang mendasari perilaku management PT.DEWATS (Moral Basic)   adalah Jujur, transparan, bertanggungjawab dan anti korupsi.

KOMISARIS PERUSAHAAN

Komisari Utama Drs. Y. Suparno, Ak
Komisari 1 Ahmad Mahmudi, SH
Komisaris 2 Drs. Surur Wahyudi

DIREKSI

Direktur Utama Popo Riyanto, SH
Direktur Supraptono Budi Wahyono, ST
Manajer Keuangan Yogi Asih A, SE

Kantor :
Kayen 176, Jl. Kaliurang Km 6,6, Sleman
Yogyakarta
Telp/Fax   : 62-274 881751
e-mail      : dewats@lptp.org

TENAGA AHLI

  1. DEWATS LPTP didukung oleh team work yang kualifikasi keahliannya tidak lagi diragukan. SDM yang  mendukung  implementasi  pekerjaan terdiri dari sarjana teknik sipil, arsitek, teknik lingkungan, sarjana sosial, ekonomi  dan rata-rata telah memiliki pengalaman kerja antara  3 (tiga) sampai  dengan  15 tahun.Daftar Tenaga Ahli  PT. DEWATS-LPTP :
NAMA KOMPETENSI PENGALAMAN KERJA
Popo Riyanto Lawyer 17
Suryanto Social 15
Ibnu Singgih Pranoto Engineer 15
Sumarno Engineer 15
Ibnu Singgih Pranoto Engineer 15
Supraptono Engineer 6
Yogi Asih Anggorowati Ekonom 6
Venny Darmayanti Ekonom 4
Nur Hakim Ekonom 3
Rizal Engineer 3
Riyan Teknisi 3
Irwan Teknisi 3
Gulman Teknisi 3

©2019 LPTP - Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan